IDTPE

Tanjung Perak

Jl. Kalimas Baru No. 194 Surabaya Jatim 60165

  • Email
  • Telephone
  • Website
  • marketing@pelindo.co.id/info@pelindo.co.id/humas@pp3.co.id/portina3@pp3.co.id/humas@perakport.co.id
  • 031-3298631,031–3293994,031–3291992
  • https://www.pelindo.co.id/id/port-terminal/tanjung-perak

Pelabuhan Tanjung Perak adalah sebuah pelabuhan yang terdapat di Surabaya, Jawa Timur. Secara administratif, pelabuhan Tanjung Perak termasuk ke dalam Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Di pelabuhan ini juga terdapat terminal peti kemas. Tanjung Perak merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk kedua di Indonesia setelah Pelabuhan Tanjung Priok dan juga sebagai pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur. Pelabuhan Tanjung Perak menjadi kantor pusat PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia III.

SEJARAH
Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu pelabuhan pintu gerbang di Indonesia,yang menjadi pusat kolektor dan distributor barang ke Kawasan Timur Indonesia,khususnya untuk Propinsi Jawa Timur. Karena letaknya yang strategis dan didukung oleh daerah hinterland Jawa Timur yang potensial maka Pelabuhan Tanjung Perak juga merupakan pusat pelayaran interinsulair Kawasan Timur Indonesia. Dahulu, kapal-kapal samudera membongkar dan memuat barang-barangnya melalui tongkang-tongkang dan perahu-perahu yang dapat mencapai Jembatan Merah (pelabuhan pertama pada waktu itu) yang berada di jantung kota Surabaya melalui Sungai Kalimas.

Karena perkembangan lalu lintas perdagangan dan peningkatan arus barang serta bertambahnya arus transportasi maka fasilitas dermaga di Jembatan Merah itu akhimya tidak mencukupi. Kemudian pada tahun 1875, Ir. W. de Jongth menyusun suatu rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak agar dapat memberikan kesempatan kepada kapal-kapal samudera membongkar dan memuat secara langsung tanpa bantuan tongkang-tongkang dan perahu-perahu. Akan tetapi rencana ini kemudian ditolak karena biayanya yang sangat tinggi. Baru pada sepuluh tahun pertama abad ke- XX, Ir.WB.Van Goor membuat suatu rencana yang lebih realistik yang menekankan suatu keharusan bagi kapal-kapal samudera untuk merapatkan kapalnya pada kade. Dua orang ahli di datangkan dari Belanda yaitu Prof.DR.J Kraus dan G.J. de Jongth untuk memberikan suatu saran mengenai pelaksanaan rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak.

Setelah tahun 1910, pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak dimulai. Selama dilaksanakan pembangunan, ternyata banyak sekali permintaan untuk menggunakan kade yang belum seluruhnya selesai itu, dengan demikian maka dilaksanakanlah perluasannya. Sejak saat itulah, Pelabuhan Tanjung Perak telah memberikan suatu kontribusi yang cukup besar bagi perkembangan ekonomi dan memiliki peranan yang penting tidak hanya bagi peningkatan lalu lintas perdagangan di Jawa Timur tetapi juga di seluruh Kawasan Timur Indonesia. Dalam masa pembangunan ini, usaha-usaha pengembangan terus dilakukan oleh Pelabuhan Tanjung Perak yang diarahkan pada perluasan dermaga khususnya dermaga kontainer, perluasan dan penyempurnaan berbagai fasilitas yang ada, pengembangan daerah industri di kawasan pelabuhan, pembangunan terminal penumpang dan fasililas-fasilitas lainnya yang berkaitan dengan perkembangan pelabuhan-pelabuhan modern.

Panjang Pelabuhan Lebar Pelabuhan Kedalaman Pelabuhan
[ ] Meter [ ] Meter [ -6 ] Meter
1 Kapal Tunda 9 Unit
2 Kapal Pandu 3 Unit
3 Kapal Kepil 3 Unit
4 Kapal Survey 0 Unit
5 Kapal Gandeng 0 Unit
6 Tongkang Air 3 Unit
7 Kapal Pembersih Sampah 0 Unit
1 Container Crane 23 Unit
2 Transiter 2 Unit
3 Forklift 5 Ton 1 Unit
4 Forklift 3 Ton 2 Unit
5 Forklift 2 Ton 1 Unit
6 Top Loader 0 Unit
7 Side Loader 0 Unit
8 Truk dan Chasis 92 Unit
9 Lapangan Peti Kemas 0 M 2
No Kontainer Crane Lapangan Transiter Lapangan Supertracker Lapangan Head Truck Lapangan Chasis Lapangan
10 0 0 0 5 7
Service Mitra Online Available
Ship Agent 0 0
Bunker 0 0
Ship Available 0 0
Fresh Water 0 0
Ship Sale 0 0
Fasilitas terdekat Jarak Action
Rumah Sakit PHC Surabaya 750 M
Hotel Pacific 1,2 KM
Bandar Udara Internasional Juanda 30,9 KM
Dit Polair Polda Jatim 1 KM
Polres Pelabuhan Tanjung Perak 800 M
Nama radio Call Sign Band Radio Frekuensi
PANDU TANJUNG PERAK PKD 24 VHF 156.55, 156.6, 156.7, 156.8
PANDU TANJUNG PERAK PKD 24 VHF2W 156.6, 156.7, 156.8
No Type Dermaga Nama Dermaga Panjang Dermaga Kedalaman Dermaga Kapasitas Dermaga Informasi Lainya
1 Kapal Niaga Dermaga Jamrud Utara 1200 M -9 M'LWS'
2 Kapal Niaga Dermaga Jamrud Barat 217 M -6 M'LWS'
3 Kapal Niaga Dermaga Jamrud Selatan 800 M -7 M'LWS'
4 Kapal Niaga Dermaga Kalimas 2270 M 2,5 M'LWS'
5 Kapal Niaga Dermaga Mirah 640 M -6 M'LWS'
6 Kapal Niaga Dermaga Berlian Timur 780 M -9,7 M'LWS'
7 Kapal Niaga Dermaga Berlian Utara 140 M -7 M'LWS'
8 Kapal Niaga Dermaga Berlian Barat 700 M -8,2 M'LWS'
9 Kapal Niaga Dermaga Nilam Timur 920 M -8 M'LWS'
10 Kapal Niaga Dermaga Domestik TPS 450 M -7,5 M'LWS'
11 Kapal Niaga Dermaga Internasional TPS 1000 M -10,5 M'LWS'
12 Kapal Niaga Dermaga Internasional TTL 500 M -10,5 M'LWS'
13 Kapal Niaga Dermaga Domestik TTL 450 M -9 M'LWS'
Unit Gudang [ 3 ] Luas Total [ 29.244 ]
Panjang [ ] Lebar [ ] Kedalaman [ -6 ]
Luas Konvensional [ 110 ] Luas Petikemas [ 15,86 ]
Panjang [ ]
Luas [ ]
No Gelombang Ter-tinggi Gelombang Ter-rendah
1 0,70 Meter 0,01 Meter

Location

Reviews

8.5 Tanjung Perak Based on 4 reviews
5 stars
4 stars
3 stars
2 stars
1 stars