IDPLM

Boom Baru

Jl. Blinyu No.1 Boom – Baru Palembang Kelurahan : Lawang Kidul Kecamatan : Ilir Timur II Kabupaten / Kota : Palembang Propinsi : Sumatera Selatan Kode Pos : 30115

  • Email
  • Telephone
  • Website
  • 0711–710611
  • http://www.palembangport.co.id/

Pelabuhan Boom Baru Palembang merupakan terminal penumpang yang melayani masyarakat di Kota Palembang, untuk melakukan perjalan dari Palembang ke Bangka (Muntok) dengan jalur laut. Pelabuhan Boom Baru Palembang sendiri terletak di Sungai Musi dengan jarak ±108 Km dari muara Sungai kearah hulu. Pelabuhan yang termasuk sebagai Wilayah Administratif Kotamadya Palembang Provinsi Sumatera selatan dengan letak geografis 02”-58”- 48” LS dan 104”-46”-36” BT.

SEJARAH / HIRARKI PERAN DAN STATUS PELABUHAN
Cikal bakal Pelabuhan Palembang yang sekarang ini sudah dikenal sejak abad VII sampai abad X masehi yaitu sejak jaman keemasan Sriwijaya yang merupakan pusat perdagangan antar bangsa dan pusat kebudayaan agama Budha , Pada tahun 683 Pelabuhan Palembang tidak terletak di tempat sekarang ini , tetapi agak ke hulu di tepi Sungai Tatang, Tangga Buntung.

Periode selanjutnya berabad-abad kemudian yaitu pada tahun 1821 Pelabuhan dipindahkan ke Boom Jati di Depan Benteng. Lalu pada tahun 1914 pindah lagi lebih ke hilir yang sekarang ini dinamakan “gudang garam” dan barulah pada tahun 1924 sampai saat ini lokasi Pelabuhan dipindahkan ke Boom Baru dengan pengukuhan oleh Gubernur Jenderal Belanda pada tahun 1924 dalam staatblad no. 543. Pengelolaan pelabuhan umum di Indonesia sejak tahun 1960 dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara dengan pengendalian dari Pemerintah . Bentuk badan usaha ini sering mengalami perubahan sejalan dengan arah kebijaksanaan Pemerintah dalam mengimbangi bertumbuh kembangnya kebutuhan akan pelayanan jasa pelabuhan. Kronologi perubahan tersebut

secara garis besar dapat diurut sebagai berikut :
1924 – 1942 oleh Pemerintah Belanda (Haven Meester)
1942 – 1945 oleh Pemerintah Jepang (Uhno Butai)
1945 – 1946 oleh masa peralihan
1946 – 1948 oleh ALRI
1948 – 1952 oleh Pemerintah Belanda (Haven Meester)
1952 – 1958 oleh Syahbandar
1958 – 1963 oleh Perusahaan Jawatan Pelabuhan
1963 – 1969 oleh PN. Pelabuhan & Port Authority
1969 – 1983 oleh B.P.P. Palembang
1983 – 1992 oleh PERUM Pelabuhan II Cabang Palembang
1992 – Sekarang oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II Cabang

Saat ini, sarana dan prasarana pelabuhan telah cukup memadai untuk melayani kegiatan ekspor / impor dan sekaligus menjadi pintu gerbang perekonomian Propinsi Sumatera Selatan dan sekitarnya , serta telah dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang siap digunakan untuk melayani sistem transportasi barang peti kemas serta akomodatif terhadap perkembangan teknologi angkutan dan informasi di masa mendatang.
 

Panjang Pelabuhan Lebar Pelabuhan Kedalaman Pelabuhan
[ 24ha ] Meter [ ] Meter [ -6s/d-9mlws ] Meter
1 Kapal Tunda 16 Unit
2 Kapal Pandu 4 Unit
3 Kapal Kepil 0 Unit
4 Kapal Survey 0 Unit
5 Kapal Gandeng 0 Unit
6 Tongkang Air 2 Unit
7 Kapal Pembersih Sampah 0 Unit
1 Container Crane 2 Unit
2 Transiter 0 Unit
3 Forklift 5 Ton 0 Unit
4 Forklift 3 Ton 22 Unit
5 Forklift 2 Ton 0 Unit
6 Top Loader 0 Unit
7 Side Loader 3 Unit
8 Truk dan Chasis 0 Unit
9 Lapangan Peti Kemas 0 M 2
No Kontainer Crane Lapangan Transiter Lapangan Supertracker Lapangan Head Truck Lapangan Chasis Lapangan
10 4 4 0 19 19
Service Mitra Online Available
Ship Agent 0 0
Bunker 0 0
Ship Available 0 0
Fresh Water 0 0
Ship Sale 0 0
Fasilitas terdekat Jarak Action
Rumah Sakit Pelabuhan Palembang 180 M
Hotel Citra 1 KM
Polsek Kalidoni 5,3 KM
Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II 15,6 KM
Nama radio Call Sign Band Radio Frekuensi
PALEMBANG RADIO PKC 85 VHF 156.45, 156.8, 161.55
No Type Dermaga Nama Dermaga Panjang Dermaga Kedalaman Dermaga Kapasitas Dermaga Informasi Lainya
1 Kapal non Niaga Sungai Lais 280M -9 MLWS 3,5 T/M2

Fungsi / Kegunaan : Tempat Bersandar Perahu Layar
Lebar : 15 M
Konstruksi : Beton Bertulang
Tahun Pembuatan : 1983
Pemilik : PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia II
Kondisi : 50 %

2 Dermaga Dermaga 1.275 M -5 s/d -7 m.LWS MLWS

Peruntukan DWT

3 Kapal Niaga Konvensional 376M -7 MLWS 3,5 T/M2


Fungsi / Kegunaan : Tempat Bersandar Kapal-Kapal Cargo
Lebar : 19 M
Konstruksi : Beton Bertulang
Tahun Pembuatan : 1973
Pemilik : PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia II
Kondisi : 60 %

4 Kapal Niaga Petikemas 266M -9 MLWS 3,5 T/M2


Fungsi / Kegunaan : Tempat Bersandar Kapal-Kapal Petikemas
Lebar : 26 M
Konstruksi : Beton Bertulang
Tahun Pembuatan : 1996
Pemilik : PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia II
Kondisi : 70 %

Unit Gudang [ 7 ] Luas Total [ 8.397m2 ]
Panjang [ 24ha ] Lebar [ ] Kedalaman [ -6s/d-9mlws ]
Luas Konvensional [ 23171m2 ] Luas Petikemas [ 54328m2 ]
Panjang [ 750m ]
Luas [ 20 ]
No Gelombang Ter-tinggi Gelombang Ter-rendah
1 3,6 Meter 0,5 Meter

Location

Reviews

8.5 Boom Baru Based on 4 reviews
5 stars
4 stars
3 stars
2 stars
1 stars