>

Artikel details

Pengetahuan Umum tentang ShipsApp dan Maritim Indonesia

Freshwater

1 Desember 2020 | Mitra | Yuswan Armadian | 5435

Freshwater - Freshwater dalam kasus ini adalah Air bersih yang digunakan untuk mandi, cuci, kakus (MCK). Ini adalah salah satu sarana fasilitas umum yang digunakan bersama oleh beberapa keluarga untuk keperluan mandi, mencuci, dan buang air di lokasi permukiman tertentu yang dinilai berpenduduk cukup padat dan tingkat kemampuan ekonomi rendah (Pengembangan Prasarana Perdesaan (P2D), 2002). MCK umum adalah sarana umum yang digunakanCbersama oleh beberapa keluarga untuk mandi, mencuci dan buang air di lokasi pemukiman yang berpenduduk dengan kepadatan sedang sampai tinggi (300-500 orang/Ha) (Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman, 2001).

Kebutuhan air bersih untuk berlayar di laut selama 3 bulan adalah 300 ton atau 300 meter kubik setiap kapalnya. Terdapat hitungan tersendiri dalam pelabuhan, dimana 1 ton adalah 1 meter kubik. Namun ketika berlabuh, kebutuhan air bersih untuk MCK hanya sekitar 5-6 ton atau 5-6 meter kubik per hari setiap kapalnya.

Jenis MCK Umum
Jenis MCK Umum dibagi menjadi 2 (dua) terkait dengan fungsi dan pelayanannya yaitu: 

1. MCK lapangan evakuasi/penampungan pengungsi
MCK ini berfungsi untuk melayani para pengungsi yang mengungsi akibat terjadi bencana, sehingga lokasinya harus berada tidak jauh dari lokasi pengungsian (dalam radius +/- 50 m dari lapangan evakuasi). Bangunan MCK dibuat Typical untuk kebutuhan 50 orang, dengan pertimbangan disediakan lahan untuk portable MCK.

2. MCK untuk penyehatan lingkungan pemukiman
CK ini berfungsi untuk melayani masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki tempat mandi, cuci dan kakus pribadi, sehingga memiliki kebiasaan yang dianggap kurang sehat dalam melakukan kebutuhan mandi, cuci dan buang airnya. Lokasi MCK jenis ini idealnya harus ditengah para penggunanya/ pemanfaatnya dengan radius 50 – 100m dari rumah penduduk dan luas daerah pelayanan maksimum untuk 1 MCK adalah 3 ha. 

Tujuan Dibangun MCK (Soenarto, 1992)
1. Untuk mengkomunalkan sarana mandi, cuci, dan kakus agar limbahnya mudah dikendalikan dan pencemaran lingkungan dapat dibatasi,
2. Serta memudahkan pengadaan air bersih.
3. Di samping itu juga untuk melestarikan budaya mandi bersama, seperti di daerah asal mereka.
4. Kawasan yang padat penduduknya, umumnya luas rumah di bawah luas hunian baku per jiwa. Hal ini mengakibatkan sulitnya mencari ruang untuk lokasi sumur maupun kakus. Kawasan tersebut terutama dihuni oleh warga masyarakat yang berpenghasilan rendah, yang cenderung tidak dapat menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membangun kakus atau kamar mandi sendiri. Apalagi jika mereka belum mendapatkan penyuluhan tentang sanitasi lingkungan, yang mempunyai kaitan erat dengan kualitas air tanah.

 

Komentar

Berikan masukan dan informasi yang positif untuk masyarakat luas

Copyright © 2021 | PT.Xspace Pratama Duta - PT.MDB | Maritime Applications. All Rights Reserved